nNadBf4NUOi89I6Pr8PooEkMiFP2CaYFpGtgiHtL95E

How To Be A Trainer ?!

Semoga Sobat Muda senantiasa dalam keberuntungan dan kesejahteraan.

Banyak orang yang menginginkan profesi menjadi seorang Trainer/Motivator/Inspirator.
Pada dasarnya kita semua adalah Trainer, terutama bagi diri kita. Namun mampukah diri kita menjadi Trainer Hebat yang mampu mensejahterakan bukan hanya untuk diri kita, namun juga untuk orang lain ?!

Ada sebuah prinsip yang dijadikan prinsip oleh Trainer2 Hebat yang pernah saya temui. Prinsip yang menjadikan Trainer2 tersebut terus bertumbuh dan memiliki karakter. Ada yang tahu apakah prinsip tersebut ?

Sebelum kita memilih menjadi Trainer, hal yang pertama kali yang harus dimiliki oleh seorang Trainer yang Hebat dan mensejahterakan adalah sebuah prinsip yg terus menerus harus dilakukan hingga kapanpun tak terbatas ruang dan waktu. Hal ini bukan tentang Training Needs Analysis (TNA), bukan pula tentang Teknik Delivery Training, apalagi tentang Desain Training & marketing. Namun suatu hal yang berkaitan dengan semangat, alasan, motivasi, kesenangan atau kecintaan seseorang. dalam Belajar dan Berbagi. Yap, prinsip itu adalah ‘SEMANGAT BELAJAR & SEMANGAT BERBAGI’

Semangat Belajar harus dimiliki oleh setiap orang, karena jika diibaratkan ilmu itu sebagai air yang diisi dalam sebuah gelas, maka air tersebut harus senantiasa dipenuhi untuk menghilangkan rasa dahaga kepada diri kita dan orang lain. Sama halnya dengan seorang Trainer juga harus senantiasa mengisi dirinya dengan ilmu terbaik agar mampu memenuhi kebutuhan dirinya.

Coba bayangkan jika hanya Semangat Belajar saja maka seperti pohon yang tak berbuah. Kokoh, Kuat, Besar, Namun tidak memberikan manfaat untuk lingkungannya secara nyata.

Oleh karena itu butuh Semangat berbagi mutlak wajib dimiliki, karena dalam hal ini ia berpedoman sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain. Berbagi ilmu itu adalah manfaat yang usianya melampaui batas usia biologis diri kita.

Namun bila hanya Semangat Berbagi tanpa ada semangat belajar, maka Trainer tersebut dapat diibaratkan seperti lilin yang mampu menerangi lingkungan sekitar, namun dirinya malah habis terbakar.

Maka Keduanya Wajib dimiliki. Semangat Belajar, Semangat Berbagi.

Seseorang Trainer juga harus siap menjadi seorang Guru dan seorang Murid.

Bila Ia sedang menjadi seorang Guru. Maka fokus dirinya adalah kepada Audience/Murid. Jadi, yang dilakukan adalah bukan memuaskan dirinya, namun memuaskan Audience / Murid sehingga mampu memberikan Impact. Terkadang Trainer itu harus melakukan hal2 yang tidak disenanginya dalam delivery materinya untuk memuaskan Audience, Trainer harus melakukan persiapan dan belajar banyak hal sebelum memberikan materinya. Hal itu ia lakukan karena dirinya ingin senantiasa menjadi Guru yang terbaik yang memuaskan para Murid2nya.

Bila ia sedang menjadi Murid, untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dari sang Guru, ia menggunakan prinsip seperti air. Air itu mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah. Maka ketika seseorang sedang belajar, maka dirinya merendah untuk mendapatkan ilmu yang banyak.

Jadi, Sobat Muda semua, untuk menjadi Trainer yang Hebat dan mensejahterakan, memiliki karakter dan menebarkan manfaat seorang Trainer harus memegang prinsip untuk senantiasa SEMANGAT BELAJAR dan SEMANGAT BERBAGI dalam kehidupan.

Selamat menjadi Trainer Hebat yang mensejahterakan, menjadi Trainer yang menebarkan kebaikan untuk seluas luasnya dengan terus SEMANGAT BELAJAR dan SEMANGAT BERBAGI.

Salam Mantab
Mas Toro – Inspirator Young & Lucky @inspiratormasto


Fatal error: Uncaught Exception: 12: REST API is deprecated for versions v2.1 and higher (12) thrown in /home/sloki/user/k0562178/sites/indonesia-berkarakter.com/www/wp-content/plugins/seo-facebook-comments/facebook/base_facebook.php on line 1273